Home » » ALASAN DIBALIK TIDAK TERTULISNYA BISMILLAH DI AWAL SURAT AT-TAUBAH

ALASAN DIBALIK TIDAK TERTULISNYA BISMILLAH DI AWAL SURAT AT-TAUBAH

Written By Unknown on Minggu, 05 Juli 2015 | Minggu, Juli 05, 2015



Oleh : Ibnulhaniv Al-Balwy
                Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Disebutkan dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir alasan tidak tertulisnya bismillah di awal surat at-taubah , beliau merujuk pada suatu hadits yang diriwayatkan oleh imam At-Turmudzi dan diceritakan dari Ibnu Abbas, beliau bertanya pada utsman bin affan :

Wahai amirulmu’minin, atas dasar apa engkau mengkategorikan surat al-anfal sebagai Matsani (surat yang jumlah ayatnya kurang dari 100) sedangkan surat At-Thaubah engkau jadikan sebagai Mi’in (surat yang jumlah ayatnya lebih dari 100) dan diantaranya engkau tidak menyertakan “bismillah” sebagaimana surat-surat lain juga mengapa engkau juga mengkategorikan surat At-Taubah sebagai As-Sab’u At-Tuwal (tujuh surat yang panjang) ?

Amirul Mu’minin Utsman Bin Affan menjawab: pada sa’at itu, ayat yang turun pada nabi sangat banyak, dan saat ada ayat yang turun beliau langsung menginstruksikan kepada para juru tulis wahyu beliau untuk meletakan ayat ini disini dan ayat ini di surat ini. Kamu pasti tau bahwa Surat Al-Anfal adalah Awal surat yang diturunkan di Madinah dan  At-taubah adalah Surat yang terahir diturunkan disana, dan didalam kedua surat tersebut terdapat koreolasi cerita yang serupa, maka menurut ku at-taubah itu termasuk surat al anffal. Sedangkan nabi telah meninggalkan kita terlebih dahulu sebelum menjelaskan prihal tersebut pada kita. Berdasarkan itulah aku membarengkan surat at taubah dengan surat al-anfal dan tidak aku sertakan penulisan Basmallah dan mengkategorikan surat At-Taubah sebagai As-Sab’u At-Tuwal.

Jika kita meneliti antara kedua surat yang dijadikan alasan oleh Utsman bin affan diatas memang terdapat kemiripan cerita. yaitu, mulai dari ayat 56 Surat Al-Anfal yang menjelaskan tentang etika dalam sebuah komitmen harus dijaga dengan baik, dan jika sampai komitmen itu dilanggar Nabi diperintahkan Allah untuk membalas apa yang mereka lakukan dengan juga mengumumkan rusaknya perjanjian diantara kedua kubu. Hingga akhir dari surat Al-Anfal Allah selalu membahas tentang komitmen perjanjian antara kaum muslimin baik dengan orang kafir maupun dengan orang yahudi. Dan sebagai mana kita ketahui bersama didalam awal surat At-Taubah, Allah SWT mema’lumatkan kepada para kolega bisnis nabi bahwa semua perjanjian yang pernah terjalin antara kaum muslimin dengan mereka, semua telah dibatalkan oleh Allah SWT.
              
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

0 komentar :

Posting Komentar